Taman adalah area yang terbentuk dari dua komponen material yaitu material lunak dan material keras, keduanya memiliki keterkaitan yang saling mendukung yang sudah direncanakan oleh manusia agar memiliki kesimbangan serta keindahan bentuk dan berfungsi sebagai penyegar baik didalam maupun diluar ruangan.
Taman yang sering kita jumpai adalah taman rumah tinggal, taman lingkungan, taman rekreasi, taman botani, taman bermain, taman kota dan sebagainya.
Taman memiliki bentuk yang variatif, dengan model atau gaya taman yang berbeda disesuaikan dengan selera, area dan fungsi taman. Ada beberapa macam model atau gaya taman yang dikenal, diantaranya :
![]()
Taman Jepang
Kesan simpel atau kesederhanaan dari model taman ini terlihat dari konsep dan penggunaan elemen bahan dan tanaman yang dipakai. Taman Jepang ini juga identik dengan penggunaan batu untuk mewakili pulau atau gunung. Pasir atau gravel di taman ini mewakili simbol air.
Taman Jepang adalah taman yang dibangun dengan gaya tradisional Jepang. Prinsip dasar taman Jepang adalah miniaturisasi dari landscape atau pemandangan alam empat musim di Jepang.
![]()
Taman Mediterania
Taman Mediterania adalah salah satu yang paling sesuai untuk dipadukan dengan rumah bergaya minimalis. Beberapa jenis tumbuhan yang dapat di tanam untuk taman jenis ini adalah Agave, Yucca, Nolina dan Sikas. Penggunaan ornamen-ornamen seperti lampu taman, patung, pot dengan penyangga (stand), kolam ikan, dan batu koral merupakan elemen utama dari taman Mediterania. Taman jenis ini biasanya cenderung sederhana (simple) dan bersifat lebih simetris bila dibandingkan dengan taman jenis lain.
![]()
Taman Minimalis
Salah satu tolak ukur yang dapat digunakan untuk menentukan apakah sebuah taman merupakan taman minimalis atau bukan adalah luas taman dan penggunaan ornamen-ornamen di dalamnya. Jika taman yang dibangun tidak begitu luas dengan ornamen-ornamen yang cukup sederhana, maka taman tersebut dapat digolongkan sebagai taman minimalis. Jenis jenis tanaman yang digunakan pun biasanya tidak terlalu beragam. Dalam hal ini, penataan merupakan faktor penting agar taman terlihat cantik dengan fungsi yang maksimal.
![]()
Taman Kering
Taman kering sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan jenis taman yang lain. Taman jenis ini tidak banyak melibatkan unsur air di dalamnya. Jenis tanaman yang digunakan pun biasanya adalah tanaman yang tidak memerlukan banyak air untuk tumbuh mingingat taman jenis ini biasanya terdapat di dalam rumah. Banyak yang memilih taman kering sebagai alternatif yang dapat dipilih jika lahan di sekitar rumah tidak memungkinkan untuk dibangun taman yang cukup luas.
![]()
Taman Eropa
Berbeda dengan jenis taman sebelumnya, taman Eropa merupakan jenis taman dengan desain yang cukup kompleks. Penggunaan tanaman bunga dengan warna yang beragam dipadukan dengan ornamen-ornamen khas taman-taman di Eropa merupakan ciri dari taman jenis ini. Dari segi luas area, taman Eropa biasanya memiliki luas area yang lebar.
![]()
Taman Klasik
Taman klasik merupakan jenis taman dengan desain yang banyak digemari di masa lalu. Berbeda dengan taman minimalis, area taman jenis ini biasanya lebih luas dengan tanaman pohon di dalamnya seperti pohon palm. Selain sebagai sarana memperindah rumah, taman klasik biasanya dapat digunakan sebagai sarana bermain mengingat luas areanya yang cukup mendukung.
![]()
Taman Bali
Taman Bali adalah salah satu konsep taman dalam negeri yang sangat diminati saat ini. Terinspirasi dari kebudayaan masyarakat Bali, penggunaan gazebo, patung, kolam dan pintu gerbang khas arsitektur Bali merupakan hal yang wajib dimiliki. Yang perlu diingat, taman Bali memiliki karakter yang sangat kuat sehingga tidak semua rumah dapat dipadukan dengan taman jenis ini.
![]()
Taman Vertikal
Jika kita tidak memiliki lahan yang cukup untuk membangun sebuah taman, taman vertikal merupakan salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan. Dengan konsep taman ini, kita dapat membangun sebuah taman secara vertikal dengan dinding/tembok sebagai area taman. Jenis tanaman yang dapat digunakan untuk taman vertikal biasanya cukup terbatas. Dengan penataan yang baik, taman jenis ini akan benar-benar memberikan nuansa berbeda pada sebuah hunian.
![]()
Taman Batu Artifisial
Taman batu artifisial, taman yang menghadirkan suasana bebatuan, tebing, air terjun, kolam. Komponen material keras berupa batu buatan terbuat dari bahan semen, pasir, besi cor sebagai rangka pembentuk batu atau tebing. Menghadirkan suasana indah serasa di pedalaman dengan tebing bebatuan yang indah, serta suara gemericik air yang menteramkan. Dengan penataan batu dan kompsisi arah garis tebing, bentuk batu stalaktit atau stalaknit, akan memberikan nuansa yang berbeda dan indah di pekarangan rumah anda.
![]()
Roof Garden
Roof garden merupakan alternatif lain untuk sebuah taman. Taman ini dibangun di atas sebuah bangunan (di bagian atap). Biasanya, roof garden dibangun di atas gedung-gedung bertingkat seperti hotel sebagai sarana penghijauan yang sangat bermanfaat terutama di kota-kota besar.
Demikian penjelasan singkat mengenai jenis-jenis taman yang sedang populer saat ini. Semoga informasi ini bermanfaat dan menginspirasi bagi anda. Bila anda membutuhkan jasa tukang taman di jakarta, bogor, depok, tangerang, bekasi dan seluruh Indonesia untuk merealisasikan desain taman anda silahkan hubungi kami segera.